2026: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2026)

2026-09-09

WhatsApp-Image-2026-09-09-at-10.57.31-AM

 

“Integrasi Kecerdasan Artifisial dalam Riset dan Pengabdian untuk Mendorong Inovasi, Kewirausahaan, dan Kemandirian Ber-BUDAYA di Bidang Kesehatan, Sosial, dan Teknologi”

Transformasi digital dan perkembangan Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. AI membuka peluang dalam analisis data, otomasi, pengembangan solusi, dan pengambilan keputusan berbasis data sehingga hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPKM) 2026 sebagai forum ilmiah dan kolaborasi multidisiplin yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta berbagai mitra untuk mendiseminasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

SNPPKM 2026 mengangkat integrasi kecerdasan artifisial dalam bidang kesehatan, sosial, bisnis, pariwisata, serta sains dan teknologi. Seminar ini juga mendorong pengembangan inovasi, kewirausahaan, hilirisasi hasil penelitian, serta pemanfaatan teknologi yang etis, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Melalui SNPPKM 2026, Universitas Harapan Bangsa berkomitmen memperkuat budaya diseminasi ilmiah, kolaborasi multidisiplin, produktivitas luaran akademik, serta pemanfaatan hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Fokus dan Ruang Lingkup Rumpun Ilmu Sosial

Rumpun Ilmu Sosial mencakup kajian mengenai transformasi sosial, budaya, hukum, kelembagaan, bisnis, pendidikan, dan pariwisata dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial.

Topik yang dapat diajukan antara lain:

  • Transformasi sosial, budaya, hukum, dan kelembagaan pada era kecerdasan artifisial.
  • Pemberdayaan komunitas, inklusi sosial, kesetaraan gender, dan advokasi berbasis data.
  • Literasi hukum, pelindungan data pribadi, etika AI, dan pemenuhan hak masyarakat dalam layanan digital.
  • Manajemen, tata kelola organisasi, pelayanan publik, dan penguatan kelembagaan sosial.
  • Bisnis digital, ekonomi kreatif, UMKM, kewirausahaan, pemasaran digital, dan hilirisasi inovasi.
  • Pariwisata berkelanjutan, smart tourism, ekonomi pengalaman, dan pengembangan destinasi berbasis teknologi.
  • Pendidikan Bahasa Inggris, literasi digital, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan AI untuk peningkatan kapasitas masyarakat.
Rumpun Sains dan Teknologi

Rumpun Sains dan Teknologi mencakup pengembangan dan penerapan teknologi untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, bisnis, pariwisata, serta pemberdayaan masyarakat.

Topik yang dapat diajukan antara lain:

  • Kecerdasan artifisial, machine learning, data science, dan sistem pendukung keputusan.
  • Robotika, otomasi, computer vision, intelligent systems, dan teknologi adaptif.
  • Pengembangan aplikasi, sistem informasi, dan platform digital.
  • Smart village, Internet of Things (IoT), sensor, komputasi awan, dan solusi digital berbasis potensi lokal.
  • Keamanan siber, pelindungan data, tata kelola sistem informasi, dan keamanan teknologi cerdas.
  • Big data, data mining, pemodelan, visualisasi data, dan analitik.
  • Teknologi ramah lingkungan, energi berkelanjutan, inovasi hijau, dan teknologi untuk pemberdayaan masyarakat.
Rumpun Ilmu Kesehatan

Rumpun Ilmu Kesehatan mencakup penelitian dan pengabdian dalam bidang pelayanan kesehatan, keperawatan, kebidanan, farmasi, keperawatan anestesiologi, serta transformasi kesehatan digital.

Topik yang dapat diajukan antara lain:

  • Keperawatan komunitas, keluarga, klinis, manajemen keperawatan, dan praktik profesi ners.
  • Promosi kesehatan, edukasi, pencegahan penyakit, intervensi perubahan perilaku, dan pelayanan berbasis komunitas.
  • Kesehatan ibu dan anak, kebidanan, serta inovasi pelayanan maternal dan neonatal.
  • Farmasi klinik dan komunitas, keamanan penggunaan obat, praktik profesi apoteker, dan pengembangan bahan alam.
  • Keperawatan anestesiologi, manajemen nyeri, keselamatan pasien, dan peningkatan mutu pelayanan perioperatif.
  • Telemedicine, e-health, kecerdasan artifisial, perangkat kesehatan digital, dan transformasi pelayanan klinis.
  • Digitalisasi rekam medis, interoperabilitas, analitik kesehatan, tata kelola informasi, dan etika pemanfaatan data kesehatan.
Narasumber dan Moderator

Moderator

  • Apitta Fitria Rahmawati, S.H., M.H.

Narasumber

  • Dr. Tukimin bin Suwito
    Lincoln University, Malaysia
  • Dr. Lucky Dafira Nugroho, S.H., M.H.
    Universitas Trunojoyo Madura
  • Dr. Imam Ahmad Ashari, S.Kom., M.Kom.
    Universitas Harapan Bangsa
Tanggal Penting

Jadwal Diperpanjang

Batas Akhir Submit Abstrak: 15 September 2026
Notifikasi Penerimaan Abstrak: 18 September 2026
Batas Pembayaran Seminar: 20 September 2026
Batas Akhir Submit Full Paper: 25 September 2026
Proses Peer Review: 20–30 September 2026
Periode Revisi Artikel: 1–5 Oktober 2026
Seminar Nasional: 7 Oktober 2026

Untuk bagian pelaksanaan:

Hari/Tanggal: Rabu, 7 Oktober 2026
Waktu: 08.00–17.00 WIB
Pelaksanaan: Daring melalui Zoom Meeting