Informasi

  • 2026: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2026)

    2026-09-09

    WhatsApp_Image_2026-09-11_at_13.36_.17_2

     

    “Integrasi Kecerdasan Artifisial dalam Riset dan Pengabdian untuk Mendorong Inovasi, Kewirausahaan, dan Kemandirian Ber-BUDAYA di Bidang Kesehatan, Sosial, dan Teknologi”

    Transformasi digital dan perkembangan Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. AI membuka peluang dalam analisis data, otomasi, pengembangan solusi, dan pengambilan keputusan berbasis data sehingga hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPKM) 2026 sebagai forum ilmiah dan kolaborasi multidisiplin yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, serta berbagai mitra untuk mendiseminasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

    SNPPKM 2026 mengangkat integrasi kecerdasan artifisial dalam bidang kesehatan, sosial, bisnis, pariwisata, serta sains dan teknologi. Seminar ini juga mendorong pengembangan inovasi, kewirausahaan, hilirisasi hasil penelitian, serta pemanfaatan teknologi yang etis, inklusif, aman, dan berkelanjutan.

    Melalui SNPPKM 2026, Universitas Harapan Bangsa berkomitmen memperkuat budaya diseminasi ilmiah, kolaborasi multidisiplin, produktivitas luaran akademik, serta pemanfaatan hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    Fokus dan Ruang Lingkup Rumpun Ilmu Sosial

    Rumpun Ilmu Sosial mencakup kajian mengenai transformasi sosial, budaya, hukum, kelembagaan, bisnis, pendidikan, dan pariwisata dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial.

    Topik yang dapat diajukan antara lain:

    • Transformasi sosial, budaya, hukum, dan kelembagaan pada era kecerdasan artifisial.
    • Pemberdayaan komunitas, inklusi sosial, kesetaraan gender, dan advokasi berbasis data.
    • Literasi hukum, pelindungan data pribadi, etika AI, dan pemenuhan hak masyarakat dalam layanan digital.
    • Manajemen, tata kelola organisasi, pelayanan publik, dan penguatan kelembagaan sosial.
    • Bisnis digital, ekonomi kreatif, UMKM, kewirausahaan, pemasaran digital, dan hilirisasi inovasi.
    • Pariwisata berkelanjutan, smart tourism, ekonomi pengalaman, dan pengembangan destinasi berbasis teknologi.
    • Pendidikan Bahasa Inggris, literasi digital, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan AI untuk peningkatan kapasitas masyarakat.
    Rumpun Sains dan Teknologi

    Rumpun Sains dan Teknologi mencakup pengembangan dan penerapan teknologi untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, bisnis, pariwisata, serta pemberdayaan masyarakat.

    Topik yang dapat diajukan antara lain:

    • Kecerdasan artifisial, machine learning, data science, dan sistem pendukung keputusan.
    • Robotika, otomasi, computer vision, intelligent systems, dan teknologi adaptif.
    • Pengembangan aplikasi, sistem informasi, dan platform digital.
    • Smart village, Internet of Things (IoT), sensor, komputasi awan, dan solusi digital berbasis potensi lokal.
    • Keamanan siber, pelindungan data, tata kelola sistem informasi, dan keamanan teknologi cerdas.
    • Big data, data mining, pemodelan, visualisasi data, dan analitik.
    • Teknologi ramah lingkungan, energi berkelanjutan, inovasi hijau, dan teknologi untuk pemberdayaan masyarakat.
    Rumpun Ilmu Kesehatan

    Rumpun Ilmu Kesehatan mencakup penelitian dan pengabdian dalam bidang pelayanan kesehatan, keperawatan, kebidanan, farmasi, keperawatan anestesiologi, serta transformasi kesehatan digital.

    Topik yang dapat diajukan antara lain:

    • Keperawatan komunitas, keluarga, klinis, manajemen keperawatan, dan praktik profesi ners.
    • Promosi kesehatan, edukasi, pencegahan penyakit, intervensi perubahan perilaku, dan pelayanan berbasis komunitas.
    • Kesehatan ibu dan anak, kebidanan, serta inovasi pelayanan maternal dan neonatal.
    • Farmasi klinik dan komunitas, keamanan penggunaan obat, praktik profesi apoteker, dan pengembangan bahan alam.
    • Keperawatan anestesiologi, manajemen nyeri, keselamatan pasien, dan peningkatan mutu pelayanan perioperatif.
    • Telemedicine, e-health, kecerdasan artifisial, perangkat kesehatan digital, dan transformasi pelayanan klinis.
    • Digitalisasi rekam medis, interoperabilitas, analitik kesehatan, tata kelola informasi, dan etika pemanfaatan data kesehatan.
    Narasumber dan Moderator

    Moderator

    • Apitta Fitria Rahmawati, S.H., M.H.

    Narasumber

    • Dr. Tukimin bin Suwito
      Lincoln University, Malaysia
    • Dr. Lucky Dafira Nugroho, S.H., M.H.
      Universitas Trunojoyo Madura
    • Dr. Imam Ahmad Ashari, S.Kom., M.Kom.
      Universitas Harapan Bangsa
    Tanggal Penting

    Jadwal Diperpanjang

    Batas Akhir Submit Abstrak: 25 September 2026
    Notifikasi Penerimaan Abstrak: 28 September 2026
    Batas Pembayaran Seminar: 30 September 2026
    Batas Akhir Submit Full Paper: 5 Oktober 2026
    Proses Peer Review: 25 September–5 Oktober 2026
    Periode Revisi Artikel: 10–25 Oktober 2026
    Seminar Nasional: 7 Oktober 2026

    Untuk bagian pelaksanaan:

    Hari/Tanggal: Rabu, 7 Oktober 2026
    Waktu: 08.00–17.00 WIB
    Pelaksanaan: Daring melalui Zoom Meeting

    Join Group WA Pemakalah Klik di sini

    Read more about 2026: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2026)
  • 2025: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2025)

    2025-07-30

    prosidinguhb2025.jpg

    Dalam era transformasi digital yang semakin pesat, Kecerdasan Artifisial (AI) tidak hanya menjadi teknologi disruptif, tetapi juga pendorong utama dalam pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Harapan Bangsa menyelenggarakan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPKM) 2025 sebagai wadah kolaborasi lintas disiplin ilmu untuk menjawab tantangan dan peluang integrasi AI di berbagai sektor, khususnya di bidang kesehatan, sosial, dan teknologi.

    Seminar ini mengundang para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk mendiseminasikan hasil penelitian dan pengabdian terbaiknya, serta berdiskusi mengenai perkembangan terbaru dalam penerapan AI untuk solusi berbasis masyarakat.

    Melalui seminar ini, Universitas Harapan Bangsa berkomitmen memperkuat peran riset dan PKM sebagai fondasi pengembangan inovasi yang berdampak nyata di tingkat lokal, nasional, maupun global.

    Fokus dan Ruang Lingkup

    Rumpun Ilmu Sosial
    Topik dalam rumpun ini mencakup transformasi sosial, advokasi masyarakat, hingga kebijakan publik berbasis teknologi. Fokus utamanya adalah pada pemanfaatan AI untuk mendukung layanan sosial yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

    Rumpun Sains dan Teknologi
    Topik meliputi pengembangan sistem informasi, IoT, aplikasi smart village, hingga big data. Integrasi AI untuk mendukung efisiensi, transparansi, dan pengambilan keputusan berbasis data menjadi sorotan utama.

    Rumpun Ilmu Kesehatan
    Ruang lingkup ini mencakup keperawatan, kebidanan, farmasi, dan teknologi kesehatan seperti e-health dan telemedicine. Pendekatan berbasis AI diarahkan untuk meningkatkan mutu layanan klinis dan keselamatan pasien.

    Narasumber dan Moderator

    Moderator:

    • Barian Kristanto, M.Pd

    Narasumber (tentatif):

    • Prof. Hindriyanto Dwi Purnomo, S.T., M.IT., Ph.D
      (Direktur Riset dan PKM UKSW): Integrasi AI dalam riset dan pengabdian kesehatan

    • Ns. Indri Heri Susanti, S.Kep., M.Kep
      (Ph.D Student, Lincoln University): Adopsi teknologi dalam manajemen keperawatan

    • Dr. Tasya Safiranita Ramli, S.H., M.H
      (Universitas Padjadjaran): Perlindungan data pribadi dalam layanan publik digital

    Tanggal Penting (Diperpanjang)

    Batas Akhir Submit Abstrak: 15 September 2025
    Notifikasi Abstrak Diterima: 18 September 2025
    Pembayaran Seminar: 20 September 2025
    Batas Akhir Submit Full Paper: 25 September 2025
    Peer Review : 20 - 30 September 2025
    Revisi Artikel: 1 - 5 Oktober 2025
    Seminar Nasional: 8 Oktober 2025

    Read more about 2025: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2025)
  • 2023: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2023)

    2023-07-28

    Call For Paper Hasil-Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 dan Seminar Nasional “Strategi Pengembangan Hasil Riset dan Inovasi Era Hyperconnected Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”.

    2_seminar_nasional_lppm_2023_story.jpg

    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era hyperconnected semakin memajukan kegiatan penelitian ilmiah. Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para akademisi dan para ilmuwan menjadi suatu peranan sentral dalam menunjang pengaktualisasian Tujuan Pembanguan Berkelanjutan (TPB)/Suistanable Development Goals (SDGs). Perlu adanya sinergi guna menstabilkan peran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam perwujudan tujuan tersebut.

    Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai suatu acuan visi dan misi Perguruan Tinggi di Indonesia yang menekankan kegiatan penelitian dan pengabdian dalam salah satu poin yang ada didalamnya. Hasil dari penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi menjadi suatu pangkal berkembangnya teori-teori serta inovasi-inovasi baru yang dapat dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sehingga upaya untuk mempublikasikan serta memberikan akses seluas-luasnya sangat dibutuhkan.

    Konektivitas digital yang luas telah mengalihkan cara berinteraksi, berkomunikasi dan mengakses informasi menjadi lebih mudah. Internet menjadi kunci utama dari era hyperconnected untuk dapat menghubungkan informasi kepada masyarakat. Penggunaan teknologi pada era hyperconnected dapat menjadi tolak ukur Perguruan Tinggi dalam mewujudkan ide, gagasan, dan mendesiminasikan suatu hasil penelitian dan pengabdian sehingga dapat mewujudkan kedaulatan digital. Kedaulatan digital yang dimaksud adalah masyarakat memiliki peluang dan potensi yang sama dalam mendapatkan suatu informasi. Penggunaan teknologi pada era hyperconnected juga membutuhkan kecerdasan dari para peneliti dalam pengaplikasiannya.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut dan sebagai bentuk usaha Perguruan Tinggi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Suistanable Development Goals (SDGs), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Harapan Bangsa akan menyelenggarakan diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan dalam bentuk “Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 (SNPPKM 2023)” dengan tema “Strategi Pengembangan Hasil Riset dan Inovasi Era Hyperconnected Untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”. Kegiatan ini menjadi sarana penyebarluasan hasil penelitian dan pengabdian serta menjadi ajang komunikasi dalam peningkatan peran penelitian dan pengabdian untuk membangun bangsa.

     

     

    Read more about 2023: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2023)
  • 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2023)

    2022-09-07

    Call For Paper Hasil-Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 dan Seminar Nasional “Pentingnya Publikasi Bagi Perguruan Tinggi”.

    Publikasi ilmiah memegang peranan penting baik bagi dosen maupun perguruan tinggi. Selain memberikan kontribusi untuk pengembangan ilmu pengetahuan, lanjutnya, publikasi ilmiah juga dapat mengkomunikasikan data, informasi, dan pemikiran ilmiah seseorang. Selain itu, adanya publikasi juga memenuhi janji hibah penelitian dosen dan syarat untuk naik pangkat. publikasi sangat bermanfaat bagi jabatan fungsional dosen yang nantinya akan menentukan tingkat akreditasi prodi dan universitas. Hal ini demi kepentingan melakukan penelitian karena peran dan tugas pokok dosen tidak hanya sebagai pengajar tetapi menjadi pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

    WhatsApp_Image_2022-09-09_at_09.01_.51_.

     

    Read more about 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2023)