Karakterisasi Fisik Pati Kentang (Solanum Tuberosum L.) dengan Modifikasi Pentanol-1 dan Asetilasi
Abstract
Pati kentang dapat dimanfaatkan sebagai eksipien industri farmasi yaitu sebagai matriks dalam sediaan tablet lepas lambat. Pati alami memiliki karakteristik sifat alir dan kompresibilitas yang buruk. Selain itu pati memiliki kecenderungan mengalami retrodegradasi dan kekuatan tarik yag rendah. Oleh sebab itu, dilakukan modifikasi pati yaitu dengan metode pentanol-1 dan asetilasi. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi karakterisasi fisik pati dengan modifikasi pentanol-1 dan asetilasi. Evaluasi meliputi uji laju alir, sudut istirahat dan persen kompresibilitas. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan modifikasi asetilasi memenuhi syarat uji delngan nilai rata-rata laju alir 4,71±0,36 g/detik, sudut istirahat 35,11±0,85o dan persen kompresibilitas 16,49±1,38%. Hasil modifikasi pati memiliki perbedaan signifikan telrhadap laju alir (p = 0,000), sudut istirahat (p = 0,000) dan persen kompresibilitas (p = 0,000).